Langsung ke konten utama

Petikan Buku "Bab: Optimis"

Part #1 dari Buku "Kemana Kaki Melangkah: Mencapai Kehidupan yang Menyenangkan" Karya: Hamad Shalih Asy Syatiwi


Kata terbaik yang mungkin dapat kita gunakan untuk menggambarkan sikap optimis adalah, harapan akan kebaikan atau harapan akan terwujudnya hal baik. Orang yang optimis akan selalu mengharapkan terwujudnya hal yang baik di masa depan, sementara orang yang pesimis akan selalu menyangka terjadinya sesuatu yang buruk di masa datang. 

Diantara sifat-sifat yang menonjol dari sang pengajar kebaikan, yakni Nabi Muhammad shalallahu alaihi wasallam, "kelapangan dada, sikap Ridha, dan optimis". Beliau adalah orang yang membawa kabar gembira, beliau melarang untuk membawa kesulitan dan membuat orang lari dan enggan menerima ajaran Islam. Beliau tidak mengenal putus asa dan frustasi. Senyuman adalah ciri khas beliau, Ridha dalam bersikap, kemudahan di dalam syariatnya, keseimbangan di dalam sunnahnya, dan kebahagiaan di dalam agamanya. 

Rasulullah Shallahu alaihi wasallam bersabda "Dan sikap optimis mengagumkan bagiku" (HR. Bukhari 5/2178 Nomor 5440 dan Muslim 4/1746 Nomor 112), dan beliau juga bersabda "Optimis adalah kata yang baik" (HR. Bukhari 5/2178).

Sepenggal kutipan pada buku ini, bagian pembahasan optimis. Kata yang seharusnya menyertai langkah kita, sebagaimana yang dicontohkan Rasulullah. Seberat apapun kondisi kita hari ini semakin harus kita belajar dari sejarah dan dari contoh generasi terbaik, sebab sesungguhnya apa yang mereka jalani juga tidak mudah sebagaimana yang kita hadapi hari ini. Yang jadi pertanyaan untuk diri sendiri sesulit itu tetapi kenapa mereka bisa melaluinya, lantas kenapa saya tidak bisa?

Optimis memang kelihatan sulit diterapkan daripada diucapkan. Optimis berkaitan dengan keyakinan kepada Allah, disaat kita melihat realita sangat jauh dari apa yang kita harapkan. Makanya dicontohkan oleh Rasulullah, tidak ada yang tidak mungkin segelap apapun kondisi. Karena hingga hari ini kita merasakan optimisme Rasulullah, 1400 tahun yang lalu kegelapan ada di seluruh dunia dan bagaimana Islam menjadi oase bagi kondisi pada masa itu dan menghapus kegelapan menuju cahaya.

Mari kita sama-sama belajar optimis, optimis bahwa esok hari akan lebih baik dari hari ini maka tidak ada kesempatan untuk putus asa.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Laporan Proses Membuat Sabun

Ini Tugas kimia Terakhir Kami. Semoga Bermanfaat!!!! LAPORAN KIMIA “PROSES MEMBUAT SABUN” OLEH: Kelompok III KELAS : XII IPA_1 v A. Alda Widayanti v A. Patma Ulandari v A. Sugianka v Aldi Adriandi v Astia Mayang Sari v Elma Dwi Handayani v Hesti v Irawati v Irsandi v Muhammad Ade Zaini Akbar Nasution v Safira Maynar v Syarif Alkadri Dasi SMA NEGERI 1 LAPPARIAJA TAHUN PELAJARAN 2015/2016 Kata Pengantar Bismillaahirrahmaanirrahiim.... Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatu.. Puji syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT. karena atas Rahmat dan Hidayah-Nya lah. Kami dapat menyelesaikan laporan yang berjudul “Proses Membuat Sabun” dalam rangka memenuhi tugas mata pelajaran Kimia. Kami menyadari bahwa dalam penyusunan laporan ini terdapat kekurangan dan masih jauh dari sempurna. Maka dari itu kami membutuhkan saran dan kritik dari para pembaca yang sifatnya memba...

Dekomposisi

  Laporan Praktikum Dasar-Dasar Ekologi DEKOMPOSISI Nama               : Safira Maynar Nim                  : G11116537 Kelas                : Ekologi B Kelompok       : 3 (Tiga) Asisten            : S u pyan At Shauri & Siti Halima PROGRAM STUDI AGROTEKNOLOGI FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS HASSANUDDIN MAKASSAR 2016 BAB I PENDAHULUAN 1.1.   Latar Belakang Dekomposisi merupakan salah satu tingkatan yang paling penting dalam daur biogeokimia. Tingkat dekomposisi merupakan suatu keadaan ketika unsur-unsur hara akan diserap kembali oleh tanaman, sebagian besar hara yang dikembalikan ...

KONSEP MASYARAKAT DAN KONSEP MASYARAKAT MARITIM (WSBM)

MAKALAH WAWASAN SOSIAL BUDAYA MARITIM “KONSEP MASYARAKAT DAN KONSEP MASYARAKAT MARITIM” Kelompok I 1.       Ainun Wulandari 2.       Khaerunnisa Nasir 3.       Nur Mujahidah 4.       Safira Maynar 5.       Mariam Umar 6.       Nur Yuliaindah 7.       Fauziah Achriani Ramlan 8.       Rachmat Hidayat AM 9.       Melki Dende B 10.   Rahmat Thabrani Ashari Amir 11.   M. Yusuf Hasbianto 12.   Nur Isnain Mustakin 13.   Nur Rahmah 14.   Putri Miranty 15.   Errina Risti Rezeki 16.   Abdul Rady Syam 17.   Ahmad Fatahillah PROGRAM STUDI AGROTEKNOLOGI FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS HASANUDDIN MAKASSAR 2016   PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Di dunia ada banyak...